Rabu, 17 Februari 2016

Puzzle : Sarana Hiburan dan Edukasi Dalam Sosialisasi Keselamatan

Sosialisasi merupakan salah satu kegiatan untuk menyampaikan informasi kepada sekumpulan masyarakat. Salah satu informasi yang dapat disampaikan adalah informasi tentang keselamatan transportasi jalan yang sedang menjadi pembahasan hangat di seluruh dunia. Keselamatan transportasi jalan merupakan tanggung jawab semua orang, oleh karena itu, sasaran dari kegiatan sosialisasi keselamatan transportasi jalan adalah semua kalangan masyarakat. Materi yang disampaikan dalam sosialisasi keselamatan biasanya berupa peraturan-peraturan lalu lintas di jalan yang diperuntukkan bagi pengguna jalan. Tujuannya untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang peraturan yang ada dan mengamalkannya dalam kegiatan sehari-hari.

Dalam usaha meningkatkan pemahaman masyarakat tentang peraturan lalu lintas yang ada metodenya beragam, mulai dari memberikan ceramah, penayangan video, diskusi terbuka, dan permainan. Penerapan metode-metode tersebut harus disesuaikan dengan kondisi masyarakat atau kelompok yang akan diberikan. Materi sosialisasi yang hanya berupa ceramah dan diskusi terkadang membuat perserta merasa jenuh sehingga timbul rasa malas untuk mendengarkan materi yang disampaikan oleh pemateri. Untuk mengaasi hal tersebut, diperlukan satu sesi dimana perserta dapat berperan aktif sehingga mereka akan antusias dengan kegiatan yang dilakukan.

Beberapa waktu yang lalu, penulis beserta tim melakukan sosialiasi keselamatan kepada siswa-siswi sekolah dasar di Kota Tegal, yaitu di SD Mangkukusuman 2, 4, dan 7. Sasarannya adalah siswa-siswi kelas 2 sampai dengan 6. Salah satu materi yang diberikan adalah rambu lalu lintas. Dalam kegiatan tersebut, tim sosialisasi menggunakan puzzle sebagai salah satu sarana untuk menghibur dan meningkatkan pemahaman peserta sosialisasi.

Puzzle merupakan permainan menyusun gambar yang sangat populer di kalangan masyarakat Indonesia. Untuk anak-anak, permainan ini merupakan salah satu permainan yang edukatif dalam membentuk kepribadian dan melatih kemampuan psikomotorik, kognitif, dan sosial. Selain itu, bermain puzzle juga dapat melatih anak-anak untuk melatih kesabaran dan memecahkan masalah.



Dalam kegiatan sosialisasi untuk siswa SD, rambu lalu lintas menjadi materi dalam permainan ini. Tujuannya agar para siswa dapat mengingat dan memahami bentuk rupa dan makna rambu lalu lintas. Dalam permainan tersebut, para siswa dibentuk berkelompok, dan diberi satu paket potongan-potongan gambar untuk kemudian disusun menjadi satu gambar utuh dengan benar dan membentuk salah satu rambun lalu lintas. Selain menyusun gambar, siswa juga diharuskan untuk menyampaikan makna dari gambar rambu yang mereka susun sebelumnya. Untuk menambah semangat dan antusias para siswa, kelompok tercepat dan terpaham akan mendapatkan reward dari tim sosialisasi.

Dengan menjadikan rambu lalu lintas sebagai materi puzzle, para peserta diharapkan mampu mengenali dan mengingat bentuk rambu lalu lintas yang benar serta memahami makna dari rambu yang dimaksud. Setelah mereka memahami, para peserta diberikan sedikit ceramah yang berisi ajakan untuk menaati peraturan yang terkandung dalam rambu lalu lintas yang ada.

Demikian sedikit ulasan tentang penggunaan permainan puzzle sebagai sarana hiburan dan edukasi dalam kegiatan sosialisasi. Semoga bermanfaat.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar